Nikmat Itu Bernama “Sehat”

Posted by admin | Catatan Kecil | Tuesday 18 November 2008 5:41 pm

Terakhir Bertemu Dengan beliau saat menjenguk di rumah sakit darmo sekitar 3 bulan yang lalu, saat di opname dg ditemani sang is3 tercinta yang lagi hamil anak ke empat, untuk transfusi darah setelah di fonis mengalami gagal ginjal, dengan optimis beliau mengatakan ini sebagai wujud ikhtiar untuk mengatasi gagal ginjal tersebut, ustadz Asrofi…. beliaulah yang menemani saya saat taaruf dan pertamakali kerumah mertua saya untuk melamar is3 saya, beliau aktif sebagai ketua LMI tulungagung, beliau aktif berdakwah.( semoga allah selalu membalas atas kebaikan2 beliau dengan berlipat ganda). setelah dinyatakan gagal ginjal dan setiap seminggu dua kali harus cuci darah yg memerlukan dana sekitar 1 juta rupiah. subhanallah.. bisa di bayangkan berapa biaya yang harus di keluarkan. dan seminggu yang lalau saya dapat kabar beliau lagi di tiongkok untuk transplantasi ginjal. dan saya yakin butuh biaya yang tidak kecil ( ada temen yang bilang sekitar 750 jt- 1M), sehari sebelum operasi (operasi dilaksanakan pada senin 17/11/08), saya sempat sms beliau dan dibales dengan jawapan optimis. semoga allah mempermudah operasi beliau… amin.

Sobat..nikmat yang begitu besar itu berupa iman dan sehat, klau iman mungkin akan lebih bersifat non materiil, perasaan tenang bahagia dan dengan nikmat ini kadang sulit untuk dijelaskan kepada orang lain. beda halnya dengan nikmat kesehatan yang lebih mudah untuk di itung2 secara matematis, ketika kita sedang sakit berapa biaya yang harus kita keluarkan, rasa tidak nyaman dan lain sebagainya. Nikmat inilah yang sering terlupa untuk selalu kita syukuri dan kita gunakan sebaik mungkin, barangkali tidak ada salahnya kita merenung sejenak betapa besar nilai nikmat sehat itu, atau barang kali jalan jalan kerumah sakit, menjenguk orang sakit,untuk menghitung betapa besarnya nikmat sehat, yang tak kan bisa kita hitung dengan rupiah maka sangat pantas sekali Sang Pencipta Bertanya kepada kita “NIKMAT ALLAH YANG MANA LAGI YANG AKAN KAMU DUSTAKAN” sehingga tidak ada kata lain bagi kita selain bersyukur…… semoga

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment